Candi Gebang
Candi Gebang adalah sebuah Candi Hindu yang memiliki
usia yang cukup tua di kota Yogyakarta .
Meskipun usianya yang tua namun candi ini sangat jarang dikunjungi oleh
wisatawan karena lokasinya yang terpencil. Candi ini berada
ditengah-tengah
perumahan. Bahkan ketika ingin berkunjung ke Candi Gebang harus memasuki
kawasan rumah penduduk dan jalan setapak yang cukup sunyi dari keramaian.
Candi Gebang
sesungguhnya berbentuk sangat kecil diantara pekarangan candi yang cukup luas.
Candi ini hanya berukuran sekitar 5 x 5 meter dengan tinggi sekitar 7 meter.
Namun dengan ukurannya yang kecil tidak mengurangi keindahan yang muncul dari
candi itu sendiri. Hal tersebut terbukti dengan masih terjaganya kebersihan dan
penataan taman disekitar candi.
Candi Gebang yang
terletak di barat Stadion Maguwoharjo ini adalah candi Hindu yang ditemukan
pada tahun 1936. Berawal dari temuan Arca Ganesha oleh warga sekitar kemudian
ditindaklanjuti dengan dilakukan pengerukan candi. Pada awalnya kondisi candi
ini sangat memprihatinkan, sehingga pada tahun 1937 dilakukan pemugaran hingga
tahun 1939 oleh ilmuwan Belanda Prof. Dr. Ir. Van Romondt. Biaya untuk memasuki
kawasan candi ini relatif murah, hanya Rp.2000,- untuk dewasa dan Rp.1000,- untuk
anak-anak.
Bagi anda yang ingin berkunjung ke
candi ini memang agak sulit untuk menemukan lokasinya karena selain tempatnya
yang terpencil, plang jalan menuju candi ini juga sebagian besar telah usang.
Anda perlu bertanya pada penduduk tentang detail keberadaan Candi Gebang ini.
Lokasi pastinya adalah
sekitar 1,5 km ke arah utara dari Ringroad utara, tepatnya di depan Kampus
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta .
Jika anda ingin lebih mudah, anda cukup perlu minta diantarkan oleh ojek
kendaraan bermotor di pasar Condongcatur hanya dengan biaya sekitar
Rp.10.000,00.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar